TI171

Just another iMe (iLearning Media) site

By

Essay: 18 Kuesioner ILP

Pertanyaan

Please fill in the Questionnaire iLP and then SUBMIT.

Thanks.

Status – 100% Tercapai

Keterangan – Sudah mengerjakan assignment 18

Pembuktian

Jawaban

 

By

17. Cloud Computing

Pertanyaan

Pelajari tentang Cloud Computing sbb:

1. Apa yang dimaksud dengan SaaS

2. Apa yang dimaksud dengan PaaS

3. Apa yang dimaksud dengan IaaS

Buat Ringkasan dan diPost di iMe class, ada link di SKUP masing masing.

Due date tgl 28 May 2017.

Status – 100% Tercapai

Keterangan – Sudah mengerjakan assignment 17

Pembuktian

Link IMe – http://ti171.ilearning.me/2017/05/28/17-cloud-computing-bp/
Link SKUP – http://ti171.ilearning.me/2017/02/07/bimoprakoso-1611493748-skup/

Jawaban

View in full screen

By

16. Domain Controller & Active Directory

Pertanyaan

Pelajari tentang Microsoft Domain Controller dan Active Directory.

Beri contoh penggunaannya dengan gambar gambar.

Buat ringkasan bukan Copy/Paste dan diPost di iMe Class

Ada Link di SKUP masing masing.

Due date 25 May 2017.

Due date 20 May 2017. TQ

Status – 100% Tercapai

Keterangan – Sudah mengerjakan assignment 16

Pembuktian

Link IMe – http://ti171.ilearning.me/2017/05/24/assignment-16-bp/
Link SKUP – http://ti171.ilearning.me/2017/02/07/bimoprakoso-1611493748-skup/

Jawaban

Perusahaan pada era terbaru kini semakin bergantung pada sistem informasi untuk menjalankan bisnisnya dan umum membutuhkan sebuah sistem operasi yang berfungsi sebagai server. Fungsi sistem operasi ini biasanya ditujukan untuk manajemen pengguna, hak akses atas suatu file atau folder, manajemen komputer, manajemen data center, web server, dan lain-lain. Windows Server umumnya dibuat untuk mendukung operasional tersebut.

Dalam sebuah domain, sebuah komputer harus dikonfigurasikan sebagai “Domain Controller” (DC) yang menyimpan basis data akun pengguna serta direktorinya tersebut. Sebuah domain controller merupakan sebuah server yang mengatur semua aspek yang berkaitan dengan keamanan dari sebuah akun pengguna dan interksinya dengan domain tersebut, sehingga menjadikan administrasi keamanan dapat dilakukan secara terpusat. Model domain Windows Server seringnya lebih cocok digunakan pada organisasi menengah ke atas.

Selain model domain Windows Server, Windows juga menawarkan model Workgroup, yang secara kontras berbeda dengan model domain. Komputer-komputer yang tergabung dalam model workgroup dianggap sebagai komputer yang berdiri sendiri (stand-alone), mengingat tidak ada keanggotaan secara formal atau proses autentikasi yang dilakukan oleh workgroup tersebut. Sebuah workgroup tidak memiliki server dan klien, sehingga dengan demikian, workgroup juga menjadi implementasi dari paradigma model jaringan peer-to-peer dalam Windows, sementara model domain menjadi implementasi dari paradigma jaringan klien/server. Mengatur workgroup lebih rumit dilakukan, khususnya jika dilakukan pada banyak klien. Selain itu, banyak fitur yang ditawarkan oleh Windows Server domain yang tidak dimiliki oleh modus workgroup, seperti halnya fitur single-sign-on, fungsi disaster recovery, dan banyak fitur keamanan lainnya. Sehingga, dapat dikatakan, bahwa workgroup lebih cocok digunakan untuk jaringan kecil saja.

Sebuah Windows Server domain tidaklah merujuk kepada sebuah lokasi saja atau jenis jaringan dengan konfigurasi tertentu. Komputer-komputer yang tergabung dalam sebuah domain yang sama dapat dianggap seolah-olah ia terjaring dalam lokasi fisik yang sama, meskipun sebenarnya ia terletak jauh. Selama komputer-komputer tersebut dapat saling berkomunikasi, posisi dan lokasi fisik antara komputer tidak akan berpengaruh dalam Windows Server domain.

Keunggulan penggunaan Windows Server domain adalah:

  • Administrasi secara terpusat: manajemen domain secara keseluruhan dapat dilakukan hanya dengan mengakses satu buah basis data saja.
  • Proses logon yang sederhana dan cukup sekali saja: akses terhadap sumber daya di dalam sebuah domain dapat diberikan hanya dengan menggunakan sebuah proses logon saja.
  • Skalabilitas: jaringan yang besar pun dapat dibuat dengan Windows Server domain.

Direktori aktif adalah layanan direktori yang dimiliki oleh sistem operasi jaringan Microsoft seperti Windows 2000 Server, Windows Server 2003, Windows Server 2008, dan Windows Server 2012. Active Directory terdiri atas basis data dan juga layanan direktori. Basis data yang dimiliki oleh Active Directory menyimpan segala sumber daya yang terdapat di dalam jaringan, seperti halnya komputer yang telah tergabung ke sebuah domain, daftar akun pengguna dan kelompok pengguna, folder yang di-share, dan lain-lain. Sementara itu, layanan direktori yang dimilikinya membuat informasi yang disimpan di dalam basis data dapat diakses oleh pengguna dan aplikasi.

Active Directory menawarkan fitur-fitur dasar yang dibutuhkan oleh layanan direktori pada tingkat enterprise, termasuk di dalamnya sumber informasi yang dapat diperluas, kebijakan (policy), konvensi penamaan untuk setiap objek direktori dan perangkat bantu untuk melakukan administrasi layanan Windows dari satu lokasi akses. Pada administrator Windows dapat mengonfigurasikan Active Directory untuk mengatur akses aplikasi dan juga pengguna terhadap sumber daya yang terdapat di dalam jaringan.

Informasi di dalam Active Directory dipelihara untuk setiap domain di dalam sebuah jaringan. Informasi basis data Active Directory disimpan di dalam sebuah mesin yang disebut dengan Domain controller. Informasi ini akan direplikasi secara otomatis antara domain controller dalam sebuah domain untuk memastikan bahwa setiap domain controller memiliki informasi yang selalu terbarui (up-to-date). Secara default, proses replikasi ini berlangsung secara otomatis setiap lima menit. Replikasi otomatis informasi basis data Active Directory hanya terjadi dalam sebuah domain tertentu. Domain controller dalam sebuah domain juga tidak secara otomatis melakukan replikasi dengan domain controller di dalam domain lainnya.

By

15 Computer Network

Essay: 15. Computer Network : WAN, LAN, VLAN, Router, Switch, DHCP, DNS, Firewall

Pertanyaan

15. Pelajari tentang apa yang dimaksud dengan WAN , LAN dan VLAN,
Pelajari juga tentang fungsi netwok device yang disebut Router dan Switch,
fungsi DHCP , DNS dan Firewall.

Buat ringkasan dan di post di iMe , ada link pada SkuP masing masing.

Due date 20 May 2017. TQ

Pembuktian

Link IMe – http://ti171.ilearning.me/2017/05/18/15-computer-network-bp/

Link SKUP – http://ti171.ilearning.me/2017/02/07/bimoprakoso-1611493748-skup/

Jawaban

View in Fullscreen

By

Essay 14 Tigthly Coupled dan Loosely Coupled

Pertanyaan

Essay: 14. Tigthly Coupled multiprocessor VS Loosely Coupled Multiprocessor

14. Pelajari tentang Tigthly Coupled Multiprocessor dan Loosely Coupled Multiprocessor .

Bahan bisa dari Internet, Buku Orkom atau diktat. berikan satu contoh masing masing kelompok Multiprocessor diatas.

Buat ringkasan di Post pada iMe dan ada link pada SKUP.

Due date 13 Mei 2017

Pembuktian

Link IMe – http://ti171.ilearning.me/2017/05/04/essay-14-tigthly-coupled-dan-loosely-coupled-bp/

Link SKUP – http://ti171.ilearning.me/2017/02/07/bimoprakoso-1611493748-skup/

Jawaban

Jenis – jenis Multiprocessor

Multiprocessing dapat dibagi ke dalam beberapa kelas, yakni :

a. Berdasarkan simetrinya, multiprocessing dapat dibagi sebagai berikut.
a1. Asymmetric Multiprocessing (AMP)
a2. Symmetric Multiprocessing (SMP)

b. Berdasarkan jumlah instruksi dan datanya, dapat dibagi sebagai berikut.
b1. SISD (Single Instruction on Single Data Stream)
b2. SIMD (Single Instruction on Multiple Data Stream)
b3. MISD (Multiple Instruction on Single Data Stream)
b4. MIMD (Multiple Instruction on Multiple Data Stream)

c. Berdasarkan kedekatan antar prosesor, dapat dibagi sebagai berikut.

c1. Loosely Coupled

Loosely coupled multiprocessor (sering disebut sebagai cluster) didasarkan pada beberapa komputer produksi dual atau dual prosesor mandiri yang saling terhubung melalui sistem komunikasi kecepatan tinggi (umumnya Gigabit Ethernet). Cluster Beowulf Linux adalah contoh sistem yang digabungkan secara loosely coupled.

 

– Mendistribusikan komputasi diantara beberapa prosessor. Prosessor berkomunikasi dengan prosessor lain melalui saluran komunikasi, misalnya bus kecepatan tinggi atau saluran telepon. Sistem ini disebut loosely coupled system atau sistem terdistribusi (distributed system) dengan menggunakan memory local atau multi komputer.
– Setiap site memiliki processor, memori lokal dan clock sendiri namun semua resource dapat diakses dari setiap site.
– Proses yang dijalankan pada komputer yang berbeda modul saling berkomunikasi dengan bertukar pesan melalui Message Transfer System (MTS).

c2. Thightly coupled

Tightly coupled multiprocessor systems berisikan beberapa CPU yang saling terhubung dalam level BUS. CPU tersebut mempunyai akses kedalam memori utama(SMP or UMA), atau juga dapat mengakses dalam hirarki memory baik do local maupun shared memory (SM) (NUMA). IBM p690 Regatta adalah salah satu contoh sistem SMP dengan spesifikasi tinggi. Intel Xeon processors dan AMD’s Opteron adalah beberapa dari multiprosesor yang cukup mendunia. Keduanya mencakup built in cache untuk menggunakan memory shared, bila Xeon menggunakan pipa/jalur umum sedangkan Opteron menggunakan jalur khusus.

– Tight coupling dalam pc Windows adalah konsep antar muka yang mendukung koordinasi secara global atau multiprocessor.
– Prosesor berkomunikasi antara satu dengan yang lain dengan cara berbagi memori utama, sehingga kecepatan komunikasi dari satu prosesor ke yang lain tergantung pada bandwidth memori.
– Sebuah memori lokal kecil atau buffer (cache) kemungkinan terdapat pada setiap prosesor untuk memperbaiki kinerja.

Tightly coupled umumnya berkinerja lebih baik dan secara fisik lebih kecil daripada Loosely coupled, namun secara historis diperlukan investasi awal yang lebih besar dan dapat terdepresiasi dengan cepat; Umumnya merupakan komputer komoditas murah dan dapat didaur ulang sebagai mesin independen saat selesai terpakai dari cluster.

Konsumsi daya juga menjadi pertimbangan. Tightly coupled cenderung lebih hemat energi daripada Loosely coupled. Hal ini karena ekonomi yang cukup besar dapat direalisasikan dengan merancang komponen untuk bekerja sama sejak awal dalam sistem yang digabungkan dengan ketat, sedangkan Loosely coupled menggunakan komponen yang tidak harus ditujukan khusus untuk digunakan dalam sistem tersebut.

Sistem Loosely coupled memiliki kemampuan untuk menjalankan sistem operasi atau versi OS yang berbeda pada sistem yang berbeda.

By

Essay: 13. Operasi I/O

Pertanyaan

Pelajari tentang Operasi I/O sbb:

1. Programmed I/O

2. Dirrect Memory access

3. Interrupt driven I/O

Baca Referensi pada halaman 173 pada file Computer Arch & Org.pdf

Tambahan :

Berikan contoh tentang daftar Interrupt request ( IRQ) yang anda ketahui,

Misalnya Interupt Request (IRQ) pada Personal computer (PC),

dan bagaimana cara kerja Virus sehubungan dengan Interupt Request (IRQ)

Buat ringkasan dan post di iMe serta ada link di SKUP masing masing.

Due date tgl 6 Mei

Status – 100% Tercapai

Keterangan – Sudah mengerjakan assignment 13

Pembuktian

Link IMe – http://ti171.ilearning.me/2017/05/04/essay-13-operasi-io-bp/

Link SKUP – http://ti171.ilearning.me/2017/02/07/bimoprakoso-1611493748-skup/

Jawaban

By

Essay: 12. Taxonomy Flynn

Pertanyaan

#

Status – 100% Tercapai

Keterangan – Sudah mengerjakan assignment 12

Pembuktian

Link IMe – http://ti171.ilearning.me/2017/04/28/essay-12-taxonomy-flynn-bp/

Link SKUP – http://ti171.ilearning.me/2017/02/07/bimoprakoso-1611493748-skup/

Jawaban

 

Taksonomi Flynn adalah sebuah klasifikasi arsitektur komputer yang dibuat oleh Michael J. Flynn pada tahun 1966. Klasifikasi ini dibuat berdasarkan jumlah (tunggal atau jamak) instruksi yang berjalan simultan dan konkuren, serta aliran data yang diprosesnya.

 

Single Instruction Single Data Stream (SISD), yaitu sebuah komputer yang tidak memiliki cara untuk melakukan paralelisasi terhadap instruksi atau data. Contoh mesin SISD adalah PC tradisional atau mainframe yang tua.

 

Single Instruction, Multiple Data Stream (SIMD), yaitu sebuah komputer yang mampu memproses banyak aliran data dengan hanya satu instruksi, sehingga operasi yang dilakukan adalah operasi paralel. Contoh dari SIMD adalah prosesor larik (array processor), atau GPU.

Singkatan dari Single Instruction, Multiple Data, merupakan sebuah istilah dalam komputasi yang merujuk kepada sekumpulan operasi yang digunakan untuk menangani jumlah data yang sangat banyak dalam paralel secara efisien, seperti yang terjadi dalam prosesor vektor atau prosesor larik. SIMD pertama kali dipopulerkan pada superkomputer skala besar, meski sekarang telah ditemukan pada komputer pribadi.

Singkatnya adalah komputer yang memiliki banyak prosesor dibawah supervisi satu unit common control. Setiap prosesor akan menerima instruksi yang sama dari unit kontrol tetapi beroperasi pada data yang berbeda.

 

Multiple Instruction, Single Data Sream (MISD), yaitu sebuah komputer yang dapat melakukan banyak instruksi terhadap satu aliran data. Komputer ini, tidak memiliki contoh, karena meski pernah dibuat, hal itu dibuat sebagai purwarupa (prototipe), dan tidak pernah dirilis secara massal.

Multiple Instruction, Multiple Data stream (MIMD), yaitu sebuah komputer yang memiliki beberapa prosesor yang bersifat otonomus yang mampu melakukan instruksi yang berbeda pada data yang berbeda. Sistem terdistribusi umumnya dikenal sebagai MIMD, entah itu menggunakan satu ruangan memori secara bersama-sama atau sebuah ruangan memori yang terdistribusi.

By

Essay 9 Bus sistem operasinya struktur disk

Pertanyaan

Pelajari secara singkat beberapa hal sbb :

A.Tentang BUS pada komputer,

1) FSB, SCSI, PCI, USB
2) Chipset Southbridge dan shipset Nortbridge

B. Tentang sistem Operasi sbb;

1) Fungsi sistem operasi dalam hal fungsi economy, fungsi effisiency, fungsi convenience
2) Berikan contoh sistem operasi untuk minicomputer IBM RS/6000 , SUN SPARC, dan midrange computer IBM AS400

C. Tipe sistem operasi antara lain ; Batch operating system, Interactive operating system dan multirpogramming operating system

D. RISC versus CISC : pelajari ttg orosesor Motorola , AMD, Intel berkaitan dengan teknologi CISC/RISC

E. Pelajari tentang disk antara lain , Cylinder, Track, sector:

Buat Ringkasan boleh copy paste.

Laporan di-post pada iMe dan ada link pada SKup masing-masing.

Thanks

Status – 100% tercapai

Keterangan – Sudah mengerjakan assignment essay 9

Pembuktian

Link IMe – http://ti171.ilearning.me/2017/03/25/essay-9-bp/

Link SKUP – http://ti171.ilearning.me/2017/02/07/bimoprakoso-1611493748-skup/

Jawaban

A1.

Bus adalah Jalur komunikasi yang dibagi pemakai Suatu set kabel tunggal yang digunakan untuk menghubungkan berbagai subsistem. Sistem bus adalah penghubung bagi keseluruhan komponen computer dalam menjalankan tugasnya. Transfer data antar komponen komputer sangatlah mendominasi kerja suatu computer. Data atau program yang tersimpan dalam memori dapat diakses dan dieksekusi CPU melalui perantara bus, begitu juga kita dapat melihat hasil eksekusi melalui monitor juga menggunakan system bus.

FSB (Front Side Bus)adalah jalur yang secara fisik menghubungkan prosesor dengan chipset northbridge pada motherboard. Jalur ini sebagai tempat lintasan data / informasi yang di wujudkan dalam bentuk sinyal-sinyal elektronis. Jalur ini merupakan jalur dua arah, artinya aliran data / informasi bisa berjalan dari prosesor menuju motherboard atau sebaliknya. FSB juga menghubungkan dengan memori utama.

Bus SCSI (Small Computer System Interface) adalah perangkat peripheral eksternal yang dipopulerkan oleh Macintosh pada tahun 1984. SCSI merupakan interface standar untuk drive CD-ROM, peralatan audio, hard disk, dan perangkat penyimpanan eksternal berukuan besar. SCSI menggunakan interface paralel dengan 8,16, atau 32 saluran data.

Bus PCI (Peripheral Component Interconect) adalah bus yang tidak tergantung prosesor dan berfungsi sebagai bus mezzanine atau bus peripheral. Standar PCI adalah 64 saluran data pada kecepatan 33MHz, laju transfer data 263 MB per detik atau 2,112 Gbps. Keunggulan PCI tidak hanya pada kecepatannya saja, tetapi juga dengan cost yang terjangkau karena jumalh keping yang relatif sedikit.

Bus USB adalah semua perangkat peripheral tidak efektif apabila dipasang pada bus kecepatan tinggi PCI, sedangkan banyak peralatan yang memiliki kecepatan rendah seperti keyboard, mouse, dan printer. Sebagai solusinya tujuh vendor computer (Compaq, DEC, IBM, Intel, Microsoft, NEC, dan Northen Telecom) bersama-sama merancang bus untuk peralatan I/O berkecepatan rendah. Standar yang dihasilkan dinamakan Universal Standard Bus (USB).

A2.

NorthBridge disebut juga dengan nama MEMORY CONTROLLER HUB (MCH). NorthBridge adalah bagian yang menghubungkan proses (CPU) ke sistem memory dan grapichs controller (AGP & PCI EXPRESS) melaui bus berkecepatan tinggi, dan ke southbridge. Secara garis besar, Northbridge bertugas mengendalikan / menangani komunikasi antara CPU, RAM, atau PCI EXPRESS,dan SOUTHBRIDGE. Northbridge juga berperan menentukan jumlah, type dan kecepatan CPU dan tipe RAM yang digunakan.

Southbridge adalah bagian dari chipset yang mengontrol bus IDE, USB, dukungan plug & play menjembatani PCI dan ISA, mengontrol keyboard & mouse, fitur power management dan sejumlah perangkat lainnya. Southbridge berhubungan dengan pheriperal, melalui jalur penghubung (BUS) yang speednya lebih lambat (PCI & ISA) dibandingkan jalur penghubung yang digunakan oleh Northbridge. Pada beberapa chipset modern, southbridge juga menghubungkan pheriperal yang terintregasi pada chip, seperti ethernet, USB, dan audio.

B1.

Fungsi Ekonomis Sistem Operasi berkaitan erat dengan faktor kemampuan komputer dalam memenuhi kebutuhan pengguna/client. Disamping itu, tak luput juga berbanding lurus dengan faktor harga dan cost operation sehari-harinya. Paling sering dibahas dan umum diketahui masyarakat adalah OS Windows yang jika diurut mulai dari yang terjangkau (low-end) adalah pengguna staff kantoran, mahasiswa, dan sebagian besar masyarakat. Lalu untuk kalangan menengah (mid-end) adalah pengguna dengan kebutuhan yang lebih dari low-end, semisal designer, developer, marketing, production planner. Yang terakhir adalah kalangan professional yang membutuhkan sistem dengan kecepatan tinggi dan stabil dengan juga mengikutsertakan faktor bisnis, semisal gamer, movie dan music director.

Fungsi Efisiensi dari sistem operasi berbanding terbalik dengan kebutuhan pengguna. Semakin tinggi kebutuhan pengguna akan kecepatan dan kestabilan sistem operasi, maka semakin rendah pula angka efisiensinya. Gambarannya seorang gamer yang memiliki komputer dengan spesifikasi high-end, disamping penggunaan yang lebih mumpuni dibanding spesifikasi menengah atau rendah, maka akan ada juga biaya lainnya yang muncul seiring dengan penggunaan misal tagihan listrik dan biaya setup infrastuktur.

Fungsi Convenience dari sistem operasi sangat bergantung kepada selera pengguna itu sendiri karena berbanding lurus dengan kenyamanan penggunaan. Jika pengguna ingin OS yang sudah pasti bisa digunakan sehari-hari maka kebanyakan akan memilih Windows. Pengguna lain yang tidak ingin membayar mahal untuk sistem operasi yang dibatasi dan update yang terlampau sering dan membutuhkan waktu lama dan memiliki skill dan wawasan yang cukup akan lebih memilih Linux.

B2.

Contoh OS minicomputer IBM RS/6000 adalah AIX. Berawal dari AIX versi 1, yang diperkenalkan pada tahun 1986 merupakan sebuah versi UNIX yang dibuat berbasiskan UNIX System V Release 3. Selanjutnya, IBM pun melakukan porting versi AIX tersebut agar dapat digunakan di atas platform RS/6000, sebagai AIX/6000, dan semenjak tahun 1989 AIX pun menjadi sistem operasi utama untuk RS/6000. Pada saat mengembangkan AIX, IBM dan INTERACTIVE Systems Corporation (yang dikontrak oleh IBM) juga menambahkan kode sumber dari UNIX BSD versi 4.2 dan BSD 4.3.

Contoh OS SUN SPARC adalah Solaris yang berawal dari UNIX system yang diperkenalkan oleh Sun Microsystems pada tahun 1992 sebagai pendukung SunOS. Solaris terkenal karena kestabilannya, khususnya pada sistem SPARC (Scalable Processor Architecture). Solaris disertifikasi dalam Spesifikasi UNIX walaupun pada awal pengembangannya berdasarkan kepemilikan pribadi, dan kebanyakan kode dasarnya sekarang ini merupakan Software OpenSource yang biasa dikenal dengan OpenSolaris.

Midrange computer adalah termasuk dalam kelas minicomputer. Namun dalam kesehariannya sering disebut mid-range computer karena kapasitasnya yang mendekati Mainframe namun lebih mumpuni dari minicopmuter. Mid-range computer ini banyak diproduksi dan ditargetkan untuk pasar perusahaan menengah besar misalnya bank. Contoh mid-range computer adalah IBM AS400.

C1.

Batch system adalah dimana job-job yang serupa dikumpulkan dan dijalankan secara kelompok kemudian setelah kelompok yang dijalankan, diselesaikan, lalu dilanjutkan dengan kelompok lainnya. Contohnya adalah pada system e-mail dan transaksi rekening. Dalam suatu sistem batch processing, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, dilakukan validasi tertentu, dan ditambahkan ke transaction file yang berisi transaksi lain, dan kemudian dientri ke dalam sistem secara periodik. Di waktu kemudian, selama siklus pengolahan berikutnya, transaction file dapat divalidasi lebih lanjut dan kemudian digunakan untuk meng-up date master file yang berkaitan.

C2.

Interactive operating system adalah perangkat lunak inti dari system perangkat komputer , yang berguna untuk menciptakan hubungan antara komputer dan pengguna. Jenis Interactive operating system adalah sbb.
1. Sistem Operasi Multi-Tasking dan single tasking
2. Distributed Operating System
3. Embedded System
4. Batch Processing dan interactive system
5. Online Dan Offline Processing

C3.

Multi-program adalah salah satu teknik penjadwalan dimana tugas (task) yang sedang berjalan tetap berjalan sampai ia melakukan operasi yang membutuhkan waktu untuk menunggu respon dari luar (external event), misalnya membaca data dari disket/CD/dsb, atau sampai komputer memaksa untuk menukar tugas yang sedang berjalan dengan tugas lainnya. Sistem operasi yang yang menggunakan multi-program sebagai scheduler-nya bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan CPU.

Multi-program tidak memberi garansi bahwa program-program akan berjalan bersamaan. Bisa saja program pertama yang dijalankan tidak membutuhkan akses ke peripheral sehingga program tersebut berjalan terus berjam-jam. Namun multiprogramming cukup mengurangi waktu user untuk menunggu karena user tinggal memasukan sederetan program ke komputer dan kembali beberapa jam kemudian untuk melihat hasilnya.

D1.

CISC
Penekanan pada perangkat keras
Termasuk instruksi kompleks multi-clock
Memori-ke-memori: “LOAD” dan “STORE” saling bekerjasama
Ukuran kode kecil, kecepatan rendah
Transistor digunakan untuk menyimpan instruksi2 kompleks

RISC
Penekanan pada perangkat lunak
Single-clock, hanya sejumlah kecil instruksi
Register ke register: “LOAD” dan “STORE” adalah instruksi2 terpisah
Ukuran kode besar, kecepatan (relatif) tinggi
Transistor banyak dipakai untuk register memori.

Karena masing masing instruksi hanya membutuhkan satu siklus detak untuk eksekusi, maka seluruh program dapat dikerjakan setara dengan kecepatan dari eksekusi instruksi “MULT”. Secara perangkat keras, prosesor RISC tidak terlalu banyak membutuhkan transistor dibandingkan dengan CISC, sehingga menyisakan ruangan untuk register-register serbaguna (general purpose registers). Selain itu, karena semua instruksi dikerjakan dalam waktu yang sama (yaitu satu detak), maka dimungkinkan untuk melakukan pipelining.

Memisahkan instruksi “LOAD” dan “STORE” sesungguhnya mengurangi kerja yang harus dilakukan oleh prosesor. Pada CISC, setelah instruksi “MULT” dieksekusi, prosesor akan secara otomatis menghapus isi register, jika ada operan yang dibutuhkan lagi untuk operasi berikutnya, maka prosesor harus menyimpan-ulang data tersebut dari memori ke register. Sedangkan pada RISC, operan tetap berada dalam register hingga ada data lain yang disimpan ke dalam register yang bersangkutan.

Contoh chip CISC adalah PDP-11, VAX, Motorola 68k, dan desktop PC dengan intel x86.

Contoh RISC meliputi DEC Alpha, AMD 29k, ARC, Atmel AVR, Blackfin, Intel i860 dan i960, MIPS, Motorola 88000, PA-RISC, Power , SuperH, SPARC dan ARM.

E1.

Cylinder adalah serangkaian track yang tergabung dalam sebuah disk dimana terdapat banyak pusat silinder sebagai track di atas satu disk.

Track adalah lintasan harddisk dan jika diilustrasikan pada buku tulis maka track adalah garis tempat dimana pijakan anda menulis huruf.

Sector adalah jumlah lintasan yang terdapat dalam sebuah track, kalau Cluster adalah banyaknya lintasan yang terdapat dalam sector. Umumnya masing-masing sektor menyimpan data dengan jumlah tertentu, sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat oleh perancang sektor. Beberapa format ukuran yang digunakan untuk sektor adalah 512 bytes (untuk magnetic disks) dan 2048 bytes (untuk optical disks).

By

Essay: 8.Fungsi Software bp

Pertanyaan

Essay: 8.Fungsi Software

Pelajari tentang macam macam software dengan fungsinya melipiti sbb:

1. Software pada level BIOS atau Firmware dan contohnya .

2. Inti dari software atau Kernel dan contohnya

3. Software sistem operasi dan contoh nya

4. Software Device driver dan contohnya

5. Software Utility dan contohnya

6. Software bahasa pemrograman dan contohnya

7. Software database dan contohnya

8. Software program paket niaga dan contohnya

9. Software aplikasi dan contohnya.

Buat ringkasan dan di-post di iMe Class.

Due date tgl 18 Maret 2017

Status – 100% Tercapai

Keterangan – Sudah mengerjakan assignment 8

Pembuktian

Link IMe – http://ti171.ilearning.me/2017/03/17/essay-8-fungsi-software-bp/

Link SKUP – http://ti171.ilearning.me/2017/02/07/bimoprakoso-1611493748-skup/

 

Jawaban

1. Software pada level BIOS atau Firmware dan contohnya .

Firmware adalah perangkat lunak atau program yang bersifat tetap. Tertanam pada unit perangkat keras seperti alat-alat elektronik, alat telekomunikasi dan komponen-komponen komputer. Pada awalnya diciptakan sebagai perangkat lunak dengan tingkat yang lebih tinggi, firmware yang tetanam pada sebuah perangkat keras dapat diubah tanpa harus mengganti komponen dari perangkat keras itu sendiri.

Ada dua jenis ROM sebagai penyimpanan program firmware. Yaitu ROM yang bersifat read-only, perangkat yang mengugnakan ROM jenis ini tidak bisa diubah firmwarenya. Dan ada juga ROM yang bersifat read-write, yaitu semacam EEPROM atau Flash ROM, maka perangkat yang memakai ROM jenis ini, firmwarenya bisa diubah seperti dilakukan pembaharuan.

Contoh

Sistem waktu dan tipe pencucian pada mesin cuci

Remote control TV

MP3 Player

Kalkulator
2. Inti dari software atau Kernel dan contohnya

Kernel merupakan program komputer yang mengatur permintaan akan input/output dari perangkat lunak, dan menerjemahkannya ke dalam instruksi-instruksi pada CPU, ataupun komponen elektronik lainnya dalam sebuah komputer. Kernel merupakan bagian yang sangat mendasar pada sistem operasi komputer masa kini.

Karena akses terhadap perangkat keras terbatas, sedangkan ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapat menggunakan satu bagian perangkat keras tersebut. Hal tersebut dinamakan sebagai multiplexing.

Akses kepada perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk menyembunyikan kompleksitas, dan memungkinkan akses kepada perangkat keras menjadi mudah dan seragam. Sehingga abstraksi pada akhirnya memudahkan pekerjaan programer.

Selanjutnya, para arsitek sistem operasi mengembangkan kernel sistem operasi yang pada akhirnya terbagi menjadi empat bagian yang secara desain berbeda, sebagai berikut:

Monolithic
Kernel monolithic memiliki seluruh servis dasar dari sistem operasi didalamnya. Kelebihan dari disain monolithic adalah efisiensi, sehingga performa sistem juga meningkat. Hal ini dikarenakan keseluruhan proses yang memerlukan fungsi kernel terjadi didalam kernel itu sendiri. Monolithic juga memiliki kelemahan, salah satunya dalam hal stabilitas, dimana kemungkinan sistem crash lebih besar. Contoh kernel berdisain monolithic yang paling dikenal terdapat dalam sistem operasi linux dan microsoft windows 9x.

Microkernel
Disain microkernel hanya mengimplemetasikan servis dasar minimal yang diperlukan, yaitu manajemen pengalamatan memori, manajemen proses/thread, dan inter-process communication. Kelebihan microkernel adalah stabilitas sistem lebih terjaga dan kekurangannya adalah komunikasi antara proses menjadi lebih rumit sehingga sistem menjadi tidak efisien. Contoh kernel berdisain microkernel terdapat dalam sistem operasi mac os x, minix, qnx ,dan lain-lain.

Hybrid kernel
Disain hybrid kernel menyerupai microkernel tetapi dengan tambahan kode yang menyebabkan hybrid kernel dapat berjalan lebih cepat dari microkernel. Hal tersebut yang juga merupakan kelebihan dari hybrid kernel. Contoh kernel berdisain hybrid kernel terdapat dalam sistem operasi microsoft windows nt, windows 2000, dan windows xp.

Exokernel
Disain exokernel masih merupakan disain eksperimental dan dalam tahap penelitian sehingga belum dipakai secara luas. Perbedaan konsep disain exokernel dengan disain kernel lainnya adalah exokernel memiliki fungsi perlindungan dan pembagian resource untuk hardware. Kelebihan exokernel adalah bisa dimasukkan library sistem operasi lebih dari satu sehingga bisa menjalankan program-program untuk sistem operasi yang berbeda secara bersamaan. Contoh exokernel terdapat pada nemesis, masih sistem operasi konsep, ditulis oleh university of cambridge, university of glasgow, citrix systems, dan the swedish institute of computer science.
3. Software sistem operasi dan contoh nya

Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang mengatur sumber daya dari perangkat keras dan perangkat lunak, serta sebagai jurik (daemon) untuk program komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting.

Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.

Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer, meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer-dari ponsel dan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.

Contoh sistem operasi yang populer adalah Linux, Android, iOS, Mac OS X, dan Microsoft Windows.
4. Software Device driver dan contohnya

Device driver adalah istilah teknologi informasi yang mengacu kepada komponen perangkat lunak yang mengizinkan sebuah sistem komputer untuk berkomunikasi dengan sebuah perangkat keras. Sebagian besar perangkat keras, tidak akan dapat berjalan atau sama sekali tidak dapat berjalan tanpa driver yang cocok yang terinstal di dalam sistem operasi.

Gambaran umumnya, akan dimuat ke dalam ruangan kernel (kernelspace) sistem operasi selama proses booting dilakukan, atau secara sesuai permintaan (ketika ada intervensi pengguna atau memasukkan sebuah perangkat plug-and-play). Beberapa sistem operasi juga menawarkan device driver yang berjalan di dalam ruangan pengguna (userspace) sistem operasi.

Beberapa driver telah dimasukkan ke dalam sistem operasi secara default pada saat instalasi, tetapi banyak perangkat keras, khususnya yang baru, tidak dapat didukung oleh driver-driver bawaan sistem operasi. Adalah tugas pengguna yang harus menyuplai dan memasukkan driver ke dalam sistem operasi. Driver juga pada umumnya menyediakan layanan penanganan interupsi perangkat keras yang dibutuhkan oleh perangkat keras.

Contoh Driver printer atau scanner yang dibeli terpisah, biasanya disertakan CD instalasinya.

5. Software Utility dan contohnya

Software Utility merupakan perangkat lunak komputer yang didisain untuk membantu proses analisis, konfigurasi, optimasi, dan membantu pengelolaan sebuah komputer ataupun sistem. Software Utility harus dibedakan dengan perangkat lunak aplikasi yang memungkinkan pengguna melakukan berbagai hal dengan komputer seperti mengetik, melakukan permainan, merancang gambar, dan lain-lain. Software Utility lebih memfokuskan penggunaannya pada pengoptimasian fungsi dari infrastruktur yang terdapat dalam sebuah komputer. Karena fungsinya, Software Utility umumnya tidak ditujukan untuk pengguna secara umum, melainkan ditujukan untuk pengguna yang memiliki pemahaman atas cara kerja sistem komputer yang cukup baik.

UTILITY INTERNAL
* Utility internal adalah utility yang sudah ada pada Windows kita, secara default sudah terinstall pada saat kita selesai menginstall Windows.
* Contoh : Notepad (untuk menulis), Wordpad (untuk menulis), Windows Media Player (multimedia), Games, Calculator, Paint (menggambar) dan lain-lain.

UTILITY EXTERNAL
Utility External adalah utility yang bukan bawan Windows, harus menginstall terlebih dahulu.
Macam-macam Utility External:

Antivirus
Antivirus adalah program untuk menscan, menghapus, dan berjaga-jaga dari serangan virus. Contoh : McAfee, Norton, AntiVir, Panda, AVG, dan lain-lain.

Burning (Pembakar CD)
Jika kita punya CD-RW ROM atau DVD-RW ROM, kita bisa membakar (burn) CD kita, sehingga dapat digunakan menyimpan data. Contoh : Ahead Nero 6

Cleaning System
Digunakan untuk membersihkan file-file, registri, internet files yang rusak. Contoh : RegCleaner, JvPowerTools, Norton System Works.

6. Software bahasa pemrograman dan contohnya

Bahasa Pemrograman adalah instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:

Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110

Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya kode_mesin|MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.

Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.

Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb. Komputer dapat mengerti bahasa manusia itu diperlukan program compiler atau interpreter.

Bahasa pemrograman komputer yang kita kenal antara lain adalah Java, Visual Basic, C++, C, Cobol, PHP, .Net, dan ratusan bahasa lainnya. Namun tentu saja kebutuhan bahasa ini harus disesuaikan dengan fungsi dan perangkat yang menggunakannya.

Secara umum bahasa pemrograman terbagi menjadi 4 kelompok, yaitu :

Object Oriented Language (Visual dBase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C)
High Level Language (seperti Pascal dan Basic)
Middle Level Language (seperti bahasa C), dan
Low Level Language (seperti bahasa Assembly)

7. Software database dan contohnya

Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

Istilah “Data Base” berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.

Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data.

Perangkat lunak (software) untuk Database :
– Microsoft SQL Server :
sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.

– XBase – Firebird :
sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird di diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland.

– MySQL :
sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasidi seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok denganpenggunaan GPL.

8. Software program paket niaga dan contohnya

Program paket niaga adalah software yang didesain untuk keperluan niaga. Biasa yang umum dipakai dalah untuk bagian akunting seperti pembuatan invoice, recording, dan penyajian grafik. Contoh Microsoft Excel dan Zahir.

9. Software aplikasi dan contohnya.

Software aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tetapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media seperti Excel, Access, Powerpoint, Word.

By

Essay: 7 . Memori Eksternal

Pertanyaan

Pejalari tentang external storage dan beri contoh gambar / blok diagramnya,
antara lain:
1. Floppy Disk

2. Reel Tape

3. Tape cartridge

4. Flash Disk

5. SSD

6. Hard-disk

7. RAID , meliputi RAID 0, RAID 1, RAID 2, RAID 3, RAID 4, RAID 5
Pelajari juga Teknologi serta File System pada external storage tersebut.

Buat ringkasan di Post di iMe Class.

Due date tgl 11 Maret 2017

Status – 100% Tercapai

Keterangan – Sudah mengerjakan assignment 6

Pembuktian

Link IMe – http://ti171.ilearning.me/2017/03/10/essay-7-memori-eksternal-bp/

Link SKUP – http://ti171.ilearning.me/2017/02/07/bimoprakoso-1611493748-skup/

Jawaban

1. floppy disk yang populer dengan nama disket, adalah media penyimpanan yang
terdiri dari lembar magnet tipis dan fleksibel, umumnya disegel dalam casing
plastik berbentuk persegi.

Disket berukuran 5 ¼ inci (133 mm) dan 3 ½ inci (90 mm) adalah bentuk standar
dari alat penyimpan data ini yang berkembang sejak pertengahan 1970-an hingga
2000-an. Sejak tahun 2010, teknologi ini sudah mulai digantikan dengan metode
penyimpanan yang lebih modern dan diakhiri produksi massalnya karena
kapasitasnya yang hanya sebesar 1,44 Mb. Namun di pasar Indonesia masih sering
dijumpai penjual disket, biasanya pembelinya adalah guru, dosen, mahasiswa, dan
kolektor gantungan kunci.
2. Reel Tape adalah media penyimpanan yang sangat populer pada era 1920 sampai
1980-an. Pada pemakaiannya dibutuhkan 2 reel, 1 untuk menarik dan menyimpannya
lagi, 1 untuk supply atau feed reel yang akan melalui mesin recorder atau
player.

Reel Tape sangat digemari oleh pecinta audio karena jika sinyal audio direkam
berulang kali dengan tempo yang sama, maka akan menghasilkan kualitas suara yang
prima, setidaknya pada masa tersebut. Kekurangannya selain bentuknya yang sangat
ringkih karena tidak dilapisi casing, ukuran yang besar juga menjadi kendala
yang signifikan dalam penggunaannya.
3. Tape Cartidge adalah media penyimpanan yang juga menggunakan lembar tipis
magnetik, namun dilapisi dengan plastik keras untuk melindungi lembar magnet
dari gangguan luar.

Metode penyimpanannya merupakan sequential dimana pengguna harus memutar tape
tersebut ke posisi tertentu terlebih dahulu untuk mengetahui data yang
diinginkan. Namun jika sudah ketemu dimana titik yang ingin dibaca, kecepatan
aksesnya meningkat drastis sampai 140 MB/s dibanding hardisk.

Tape Cartridge sering digunakan pada komputer mainframe untuk pengarsipan karena
kapasitasnya yang pada saat ini, satu tape bisa mencakup 10 terabyte data.
Kekurangannya adalah ketika terjadi gangguan pada proses perekaman, maka akan
sulit sekali mendeteksi dan menghapus data sebelumnya, dan meneruskan dari poin
mana tadi yang kena dampak gangguan. Gangguan tersebut bisa mati lampu,
guncangan besar, atau dari mesin yang melampaui suhu normal pada saat operasi.

4. Flashdisk adalah media penyimpanan yang menggunakan memori flash. Diciptakan
pertama kali oleh Fujio Masuoka saat masih bekerja di Toshiba pada tahun 1980.
Nama flash diambil dari kinerja memori tersebut yang secepat kilat (as fast as a
flash of a camera).

Lebih populer dalam bentuk USB, menjadi primadona dalam bisnis penyimpanan data
di seluruh dunia karena memiliki daya tahan yang lama, harga yang terjangkau,
dan bentuk yang teramat kecil, bisa masuk kantong dan dibawa kemana-mana. Saat
ini kapasitas terbesar yang tersedia di etalase adalah 1 terabyte.

5. SSD atau Solid-State Drive adalah media penyimpanan yang lebih cepat dari
hard disk karena tidak memiliki bagian yang bergerak dalam pengoperasiannya. SSD
yang kini tersedia dengan harga terjangkau sangat digemari oleh pengguna
komputer karena kecepatan akses data yang jauh lebih baik.

Di pasaran saat ini banyak kita temui teknologi SSD berbasis flash, misalnya
Flash Disk, Secure Digital (SD) Card, Micro SD Card, Multi Media Card (MMC) dan
Compact Flash (CF). Sementara SSD dengan ukuran fisik sebesar hard-disk
konvensional, yaitu ukuran 1,8 inci dan 2,5 inci dengan kapasitas hingga diatas
128 GB, sejak tahun 2008 sudah mulai populer di pasaran seiring dengan harganya
yang makin terjangkau.

6. Harddisk adalah media penyimpanan yang paling umum dijumpai dalam keseharian
kita. Apapun bentuk komputer pasti memiliki harddisk dengan berbagai varian
kapasitas dan merk. Data yang disimpan dalam hard disk tidak akan hilang ketika
tidak diberi tegangan listrik. Juga biasanya terdapat lebih dari satu piringan
untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.

7. RAID, merupakan singkatan dari Redundant Array of Independent Disk yaitu sebuah teknologi penyimpanan data komputer yang digunakan untuk mengimplementasikan fitur toleransi kesalahan pada media penyimpanan komputer (terutama hard disk) dengan menggunakan cara redundansi (penumpukan) data, baik itu dengan menggunakan perangkat lunak, maupun unit perangkat keras RAID terpisah.

RAID dapat dibagi menjadi 8 level yang berbeda, yaitu level 0, level 1, level 2,
level 3, level 4, level 5, level 6, level 0+1 dan 1+0. Setiap level tersebut
memiliki kelebihan dan kekurangannya.

RAID level 0 menggunakan kumpulan disk dengan striping pada level blok, tanpa
redundansi. Jadi hanya menyimpan melakukan striping blok data ke dalam beberapa
disk. Level ini sebenarnya tidak termasuk ke dalam kelompok RAID karena tidak
menggunakan redundansi untuk peningkatan kinerjanya.

RAID level 1 ini merupakan disk mirroring, menduplikasi setiap disk. Cara ini
dapat meningkatkan kinerja disk, tetapi jumlah disk yang dibutuhkan menjadi dua
kali lipat, sehingga biayanya menjadi sangat mahal. Pada level 1 (disk duplexing
dan disk mirroring) data pada suatu partisi hard disk disalin ke sebuah partisi
di hard disk yang lain sehingga bila salah satu rusak , masih tersedia
salinannya di partisi satunya.

RAID level 2 ini merupakan pengorganisasian dengan error-correcting-code (ECC).
Seperti pada memori di mana pendeteksian terjadinya error menggunakan paritas
bit. Setiap byte data mempunyai sebuah paritas bit yang bersesuaian yang
merepresentasikan jumlah bit di dalam byte data tersebut di mana paritas bit=0
jika jumlah bit genap atau paritas=1 jika ganjil. Jadi, jika salah satu bit pada
data berubah, paritas berubah dan tidak sesuai dengan paritas bit yang
tersimpan. Dengan demikian, apabila terjadi kegagalan pada salah satu disk, data
dapat dibentuk kembali dengan membaca error-correction bit pada disk lain.

RAID level 3 merupakan pengorganisasian dengan paritas bit interleaved.
Pengorganisasian ini hampir sama dengan RAID level 2, perbedaannya adalah RAID
level 3 ini hanya memerlukan sebuah disk redundan, berapapun jumlah kumpulan
disk-nya.

RAID level 4 merupakan pengorganisasian dengan paritas blok interleaved, yaitu
menggunakan striping data pada level blok, menyimpan sebuah paritas blok pada
sebuah disk yang terpisah untuk setiap blok data pada disk-disk lain yang
bersesuaian. Jika sebuah disk gagal, blok paritas tersebut dapat digunakan untuk
membentuk kembali blok-blok data pada disk yang gagal tadi.

RAID level 5 merupakan pengorganisasian dengan paritas blok interleaved
tersebar. Data dan paritas disebar pada semua disk termasuk sebuah disk
tambahan. Pada setiap blok, salah satu dari disk menyimpan paritas dan disk yang
lainnya menyimpan data.

RAID level 6 disebut juga redundansi P+Q, seperti RAID level 5, tetapi menyimpan informasi redundan tambahan untuk mengantisipasi kegagalan dari beberapa disk sekaligus. RAID level 6 melakukan dua perhitungan paritas yang berbeda, kemudian disimpan di dalam blok-blok yang terpisah pada disk-disk yang berbeda. Jadi, jika disk data yang digunakan sebanyak n buah disk, maka jumlah disk yang dibutuhkan untuk RAID level 6 ini adalah n+2 disk.

Keuntungan dari RAID level 6 ini adalah kehandalan data yang sangat tinggi, karena untuk menyebabkan data hilang, kegagalan harus terjadi pada tiga buah disk dalam interval rata-rata untuk perbaikan data (Mean Time To Repair atau MTTR). Kerugiannya yaitu penalti waktu pada saat penulisan data, karena setiap penulisan yang dilakukan akan mempengaruhi dua buah paritas blok.

RAID level 0+1 dan 1+0 ini merupakan kombinasi dari RAID level 0 dan 1. RAID level 0 memiliki kinerja yang baik, sedangkan RAID level 1 memiliki kehandalan. Namun, dalam kenyataannya kedua hal ini sama pentingnya. Dalam RAID 0+1, sekumpulan disk di-strip, kemudian strip tersebut di-mirror ke disk-disk yang lain, menghasilkan strip-strip data yang sama.

Kombinasi lainnya yaitu RAID 1+0, di mana disk-disk di-mirror secara berpasangan, dan kemudian hasil pasangan mirrornya di-strip. RAID 1+0 ini mempunyai keuntungan lebih dibandingkan dengan RAID 0+1. Sebagai contoh, jika sebuah disk gagal pada RAID 0+1, seluruh strip-nya tidak dapat diakses, hanya sebagian strip saja yang dapat diakses, sedangkan pada RAID 1+0, disk yang gagal tersebut tidak dapat diakses, tetapi pasangan mirror-nya masih dapat diakses, yaitu disk-disk selain dari disk yang gagal.